Tag: Kritik Sastra
-

Rendra, ‘Hai Ma!’
Dari sekian puisi-puisi Rendra, salah satu yang saya suka adalah ‘Hai, Ma!’ ditulis 1992, saat ia tampak matang sebagai penyair dan manusia. Puisi itu…
-

Membaca Ulang The Empty Seashell sebagai Semiotika Ekstraktivisme di Teluk Buli
Saya mengenal Nils Bubandt saat masih duduk di bangku SMP. Orang Buli, karib menyapanya dengan “Mister”. Setiap kali berpapasan di jalan, sapaan yang…
-

Tembuni
“Puisi ini menarik karena ia menggugat klise nostalgia yang sering muncul dalam puisi “pulang kampung.” Ziarah Tembuni tak hanya ritual ke makam leluhur,…
-

Membaca Afrizal Malna
Puisi-puisi Afrizal Malna kerap membuat pembaca merasa seperti tersesat di antara benda-benda. Tidak ada narasi utuh, tidak ada tokoh utama, bahkan kadang…