Kategori: Cerpen
Cerita pendek tentang orang-orang pesisir: yang bertahan, yang pergi, yang tak tercatat.
-

Yang Terjaga
Pagi itu langit mendung, cahaya putih merambat dari balik tirai jendela. Udara basah. Suara langkah kaki di lantai terasa lebih lambat dan waktu seolah…
-

Kami Hanya Catatan Kaki
“Kami yang bertahan, bukan tabah. Hanya malu untuk pulang atau terlalu lelah percaya pada janji-janji.”
-

Watugunung
Di sebuah zaman yang nyaris dilupakan sejarah, lahirlah seorang anak lelaki dari rahim seorang ratu. “Watugunung” begitu Namanya. Anak yang ditinggal…
-

Mesin Tetap Hidup, Aku Tidak*
Aku melihatnya pertama kali dari kejauhan—tanah yang menjorok ke laut seperti lidah yang dijulurkan untuk menjilat gelombang. Di atasnya berdiri…
-

Perempuan yang Pergi Lewat Pintu Belakang
Aku ingat pagi itu dengan jelas—matahari belum tinggi, Mama bangun lebih dulu. Aku terbangun. Suara derit lantai setiap kali sapu lidi menggesek di papan.…
-

Di Sebuah Kedai Kopi yang Tak Pernah Selesai
Jogja, sore hari yang teduh di bulan Agustus. Tahun 2005. Aku duduk di sudut kedai kopi kecil di daerah Jetis. Tempatnya tak ramai, tapi bukan berarti…
-

Tulang Ikan di Bawah Kasur Laki-Laki Tua
Pagi turun seperti kabut yang malas di kampung pesisir itu. Angin laut menyentuh jendela rapuh rumah kayu yang berdiri miring. Di dalamnya, lelaki tua…