Kategori: Esai
Esai tentang tambang, ingatan, sastra, dan wilayah hidup di Halmahera.
-

Rendra, ‘Hai Ma!’
Dari sekian puisi-puisi Rendra, salah satu yang saya suka adalah ‘Hai, Ma!’ ditulis 1992, saat ia tampak matang sebagai penyair dan manusia. Puisi itu…
-

80 Tahun: Garuda, Naga dan Lain-lain
Indonesia merdeka delapan puluh tahun. Saya teringat cerita Garuda—burung perkasa yang turun melawan naga—setelah menonton The Guardian of Nusantara karya…
-

Membaca Ulang The Empty Seashell sebagai Semiotika Ekstraktivisme di Teluk Buli
Saya mengenal Nils Bubandt saat masih duduk di bangku SMP. Orang Buli, karib menyapanya dengan “Mister”. Setiap kali berpapasan di jalan, sapaan yang…
-

Energi Bersih, Jejak Kotor di Halmahera
Peletakan batu pertama pembangunan pabrik ekosistem baterai kendaraan listrik (EV) terintegrasi di Halmahera Timur, Maluku Utara, pada 29 Juni 2025 sudah…
-

Cincin Itu
Jemarinya tak mengepal, kadang mengibas di hadapan pecintanya. Ia lebih sering menggenggam sunyi dengan tafakur yang dalam, menahan kata, menyentuh waktu.
-

Tembuni
“Puisi ini menarik karena ia menggugat klise nostalgia yang sering muncul dalam puisi “pulang kampung.” Ziarah Tembuni tak hanya ritual ke makam leluhur,…
-

Perempuan Disembunyikan Sejarah
Tubuh mereka direnggut dua kali: pertama oleh penjajah, kedua oleh ingatan bangsa yang tak pernah kembali.
-

Nikotin
Keyboard lelah menampung huruf-huruf, sebungkus rokok. Sampoerna Mild. Aksara merah percaya diri. “Bikin Mustahil Jadi Hasil.” Seolah rokok adalah mantra…
-

Pesan Tersembunyi Peletakan Batu Pertama
Pada suatu siang, 29 Juni 2025, di Tanjung Buli Halmahera Timur, sebuah seremoni diabadikan dalam gambar, berseliweran di jagad maya. Dua ekskavator…
-

Berdikari ala Iran
Kondisi geopolitik terkini semakin menegaskan posisi Iran dalam peta perlawanan terhadap neoimperialisme. Perang 12 hari antara Iran dan Israel baru-baru…