Logo Suluk Kata

Suluk Kata

Pejalan di Kata

Buku

Sampul buku A Body Uninvited to the Future karya M. S. Marsaoly: siluet tubuh manusia bertekstur di latar hijau

Kumpulan cerpen · 2025

A Body Uninvited to the Future

Clean Energy Stories from a Dirty World in Halmahera

M. S. Marsaoly · Bahasa Inggris · 10 cerpen · 87 halaman
Terbit 25 Juli 2025 · Kindle dan paperback


Tentang buku ini

Halmahera, pulau di timur Indonesia yang berabad-abad dikenal sebagai bagian dari Kepulauan Rempah dan kawasan Wallacea, kini berdiri di jantung ekonomi hijau dunia. Tanah dan mineralnya menggerakkan transisi energi global. Tetapi banyak warganya merasa tak pernah diundang ke masa depan itu.

Lewat sepuluh cerpen, buku ini membawa pembaca ke kehidupan komunitas pesisir, nelayan, petani, dan anak muda di tengah deru tambang dan bayang-bayang nikel: ketika tradisi dikemas jadi pertunjukan budaya, saat laut tak lagi beri arah, kala sungai kehilangan kecipaknya, saat itulah nama-nama leluhur perlahan hilang dari peta.

Dari Gaya, yang tubuhnya dijadikan pajangan dalam seminar budaya, hingga Safa, yang menuliskan nama-nama pohon yang hilang di dinding sebagai perlawanan sunyi. Setiap cerita bertanya: siapa yang sungguh diundang ke masa depan, dan siapa yang diam-diam dihapus?

Buku ini tak hanya catatan tentang kehilangan, tetapi juga pengingat: di balik slogan besar ekonomi hijau global, ada tubuh, nama, dan tanah yang masih berjuang untuk dilihat, didengar, dan diingat.

In English

As the global map speaks of the future—of green development, of battery industries, of innovation—there are bodies that are present, but never truly invited. A Body Uninvited to the Future takes readers to Halmahera, an island in Eastern Indonesia where forests, oceans, and people are deeply intertwined—and now, gradually, disconnected. Ten eco-social short stories by a writer who lives on the island, at the heart of the nickel boom that powers the world’s electric vehicles.

Available on Kindle and in paperback.