Penulis: M. Said Marsaoly
-
·
Mesin Tetap Hidup, Aku Tidak*
Aku melihatnya pertama kali dari kejauhan—tanah yang menjorok ke laut seperti lidah yang dijulurkan untuk menjilat gelombang. Di atasnya berdiri…
-
·
Berdikari ala Iran
Kondisi geopolitik terkini semakin menegaskan posisi Iran dalam peta perlawanan terhadap neoimperialisme. Perang 12 hari antara Iran dan Israel baru-baru…
-
·
Membaca Afrizal Malna
Puisi-puisi Afrizal Malna kerap membuat pembaca merasa seperti tersesat di antara benda-benda. Tidak ada narasi utuh, tidak ada tokoh utama, bahkan kadang…
-
·
Ontologi Retak
Di ruang tanpa nama, / warna hanya bayang dari sesuatu yang tak pernah lahir. / Garis-garis patah melayang, / seperti suara kehilangan mulutnya.
-
·
Perempuan yang Pergi Lewat Pintu Belakang
Aku ingat pagi itu dengan jelas—matahari belum tinggi, Mama bangun lebih dulu. Aku terbangun. Suara derit lantai setiap kali sapu lidi menggesek di papan.…
-
·
Hilirisasi Tanpa Hulu Budaya
Di atas laut yang dulu jernih dan pesisir yang menyimpan napas kampung, kini berdiri jetty-jetty tambang dan cerobong smelter yang menjulang di Obi, Weda,…
-
·
Di Sebuah Kedai Kopi yang Tak Pernah Selesai
Jogja, sore hari yang teduh di bulan Agustus. Tahun 2005. Aku duduk di sudut kedai kopi kecil di daerah Jetis. Tempatnya tak ramai, tapi bukan berarti…
-
·
Paradoks Arafah dan Peta Tambang
Dua hari penting bersisian di kalender tahun ini: Hari Arafah dan Hari Lingkungan Hidup. Yang satu adalah ziarah batin yang menelanjangi ego, yang lain…
-
·
Tulang Ikan di Bawah Kasur Laki-Laki Tua
Pagi turun seperti kabut yang malas di kampung pesisir itu. Angin laut menyentuh jendela rapuh rumah kayu yang berdiri miring. Di dalamnya, lelaki tua…
